Mestinya Stefanus dan para rasul mendapat apresiasi atas pelayanan yang diberkati, tetapi sebaliknya yang terjadi, Stefanus dituduh menghujat Musa dan Allah (Kis 6 : 11), akhinya ia disergap oleh tua – tua dan ahli taurat, membawanya ke hadapan Mahkaman Agama dengan membawa saksi – saksi palsu bahwa orang ini menghina tempat kudus (Kis 6 : Bahan Ajar Sekolah Minggu 19 Agustus 2018. Tema: “Roh Kudus Memampukan” ( Kisah Rasul 4:1-22) Tujuan: - Anak-anak tahu bahwa Roh Kudus bekerja dalam diri setiap orang percaya. - Anak-anak belajar bahwa karena Roh Kudus kita dimampukan untuk menyaksikan nama Tuhan Yesus. Janji yang pertama sudah tergenapi pada hari Pentakosta di kamar loteng Yerusalem dengan dipenuhinya para murid dengan Roh Kudus (Kisah Para Rasul 2:1-4). Mulai saat itu Injil diberitakan untuk menyatakan Yesus Kristus adalah Anak Allah, Juruselamat manusia, dan rasul Petrus memulainya di Yerusalem dan memenangkan tiga ribu jiwa yang bertobat dan dibaptis (ayat 14-41). Dalam Matius 14, kita membaca tentang betapa jahatnya Raja Herodes memenggal Yohanes Pembaptis. Berita itu menghancurkan Yesus. Dan dia berlayar menyeberangi Danau Galilea untuk menemukan “daerah terpencil untuk menyendiri” (Matius 14:13). Kesendirian yang damai itu berlangsung, oh, hanya sekejap mata . Ketika orang banyak mengetahui di Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s.

renungan kisah para rasul 4 12